Diberdayakan oleh Blogger.

Senam Aerobik


posted by Unknown on

4 comments


Pada hari itu, Minggu 20 Januari 2013 kami peserta KKNM 2013 UNPAD diundang oleh Ibu Sekertaris Desa untuk mengikuti kegiatan rutin ibu-ibu setempat yaitu Senam Aerobik. Senam yang diikuti oleh ibu-ibu gabungan dari 4 desa yaitu Margahayu, Mekarwangi, Munjul, Bendungan ini biasa dilaksanakan setiap hari Minggu di GOR Kantor Desa. 

Beberapa perwakilan dari peserta KKNM 2013 (yang wanita) mengikuti kegiatan tersebut dari awal hingga akhir kegiatan. 

Suasana Di Dalam Gor Saat Aerobik
Kami tiba di lokasi 10 menit sebelum kegiatan senam aerobik dimulai. Saat sedang menunggu senam dimulai, kami dimintai oleh panitia penyelenggara untuk mengisi daftar hadir dan membayar kegiatan aerobik tersebut. Terlihat ibu-ibu yan gsudah siap dengan pakaian aerobik sedang mengantri dan sedang membayar iuran sebesar Rp 6000,-

Waktu menunjukan pukul 08.00 dan GOR Kantor Desa pun semakin rami dengan kedatangan ibu-ibu yang ingin mengikuti senam aerobik. Terlihat begitu antusisnya mereka pagi-pagi sudah bersiap senam aerobik di GOR. Dalam kegiatan tersebut terdapat satu instruktur senam utama dan tiga orang instruktur yang membantunya. Ada beberapa ibu-ibu yang mengenakan pakaian khusus aerobik, ada yang mengenakan pakaian biasa seperti kaos dan celana training. Bahkan dalam kegiatan aerobik tersebut ada yang hanya menggunakan sandal jepit, mungkin yang terpenting dapat berkumpul dengan ibu-ibu setempat


Lagu yang digunakan untuk mengiringi senam pagi adalah musik yang bergenre dangdut remix. Lagu dangdut remix tersebut semakin membuat kami semua semangat untuk berolahraga. Waktu terus berjalan hingga tepat pukul 10.00, aerobik pun berakhir. Semua terlihat sudah lelah dan berkeringat.

Mahasiswa KKNM Bersama Ibu-ibu Tim Aerobik

Aerobik yang berdurasi 2 jam ini, diberi waktu 2x untuk beristirahat sejenak untuk minum. Dalam kegiatan senam aerobi ini dibagikan Aqua gratis.

Aerobik selesai, kami pun bergegas keluar dari GOR dan bercengkrama dengan ibu-ibu desa. Tidak lupa juga kami berfoto ria untuk mendokumentasikan acara kebersamaan kami dengan ibu-ibu desa. 

Rapat KaderYandu


posted by Unknown on ,

No comments

Ibu dan Anak
Dipimpin oleh Ibu Eli selaku Ketua KaderYandu Desa Bendungan, rapat dilaksananakan di halaman Posyandu Kenanga 1 Bendungan. Tim KKNM yang menghadiri rapat tersebut diwakili oleh enam mahasiswi setelah mengikuti senam aerobik bersama kaum Ibu desa Bendungan pada hari Minggu tanggal 20 Januari 2013.

Penjelasan dari pemimpin rapat antara lain seputar program rutin posyandu Bendungan, terdapat lima program utama Posyandu yaitu : KIA, KB, Imunisasi, Gizi dan Pencegahan Diare. Selain itu, ada juga program tambahan lainnya yang pernah dilaksanakan oleh KaderYandu, antara lain : Penimbangan bayi setiap bulan, pemberantasan jentik nyamuk, penyuluhan tentang PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), pencegahan penyakit Vilariasis serta pemberian vitamin A setiap satu tahun dua kali kepada warga Desa Bendungan.





Keluhan dari para KaderYandu saat itu diungkapkan bahwa tidak adanya lahan untuk membangun Posyandu. Pada beberapa dusun seperti Dusun Gardu selama ini melakukan program Posyandu di teras rumah Kepala Dusun karena dana sehat dari Pemerintah Desa maupun Kecamatan tidak berjalan lancar.

Di penghujung rapat, kami diajarkan sebuah lagu yang berjudul “Balada Kader Posyandu” yang memiliki lirik seperti berikut ini :



Oh beginilah nasib kader yandu

Diuber-uber dan diburu-buru

Tapi biar, tidak apa

Asal rakyat bahagia

Moal rek menta buruhan

Nolak ge piraku

Kompetisi Mini Soccer Komite Olahraga Kecamatan (KOK)


posted by Unknown on

No comments

Selamat Bertanding, Adik-Adik!

Fair Play

Rangkuman Pra Acara :


- Rapat pertama bersama panitia kompetisi mini soccer yang diutus oleh KOK (Komite Olahraga Kecamatan) terlaksana pada tanggal 18 Januari 2013 yang membahas laporan sementara persiapan dan timeline kegiatan.

- Pada tanggal 21 s.d. 23 Januari 2013 dilakukan penyebaran undangan kepada 22 SD /MI se-kecamatan Pagaden Barat.

- Kamis, 24 Januari 2013 kami mengundang tiga kelompok KKNM UNPAD 2013 terdekat yaitu Desa Mekarwangi, Desa Margahayu, dan Desa Munjul. Hasil yang didapat adalah kesepakatan keempat desa untuk turut serta dan menjadi sponsor dalam kegiatan tersebut.

- Jumat, 25 Januari 2013 rapat terakhir persiapan kegiatan dilaksanakan bersama panitia, pengurus KOK, dan pihak SSB (Sekolah Sepak Bola) Talenta yang dibentuk oleh KOK. Rapat diadakan di Kantor KOK Dusun Ciuda. Rapat dimulai dengan laporan persiapan dari panitia. Kemudian dilanjutkan dengan membicarakan posisi kelompok KKNM UNPAD di dalam kepanitiaan, dan kesediaan keempat kelompok KKNM UNPAD 2013 untuk menjadi sponsor pada kegiatan tersebut.

- Tanggal 28 Januari 2013 merupakan hari terakhir pendaftaran peserta.

- Tanggal 31 Januari 2013 manager meeting dengan peserta yang berisikan tentang pemberitahuan peraturan pertandingan, jadwal pertandingan, dan hal-hal lain yang bersifat teknis saat pelaksanaan kegiatan nanti.

- Tanggal 1 Februari 2013 kami membantu panitia untuk membuat gawang, membuat garis lapangan, dan memotong rumput.

- Tanggal 2 Februari 2013 merupakan pelaksanaan kegiatan.


Keberlangsungan Acara:


Kegiatan dimulai pada pukul delapan pagi dengan upacara pembukaan yang dibuka oleh ketua KOK dan kepala Kecamatan Pagaden Barat. Peserta berjumlah enam belas tim. Keenam belas tim tersebut bertanding dengan menggunakan sistem gugur di mana tim yang kalah langsung dieliminasi.

Babak penyisihan berakhir sekitar pukul dua belas siang. Setelah itu pertandingan memasuki tahap perempat final dan tim yang berhasil lolos untuk kembali bertanding di babak semi final adalah SD Cikondang, SD Balimbing, SD Sriasih, dan SD K.

Dari keempat tim tersebut, SD Sriasih dan SD Cikondang keluar sebagai finalis yang kemudian bertanding kembali di babak final sekitar pukul tiga sore. Pertandingan tersebut berlangsung imbang hingga pluit tanda berakhirnya pertandingan ditiup. Terpaksa pertandingan dilanjutkan ke tahap adu pinalti yang kemudian dimenangkan oleh SD Sriasih. 









Mengatur Strategi

Sorak-Sorai Pendukung

Pemanasan

Wasdika Okanino; Pencatat Pertandingan

Instruksi Sang Pelatih

Aksi Melewati Lawan



Tackling!
Perebutan Bola


Panitia Bersama Tim Juara


Top Scorer (kiri), Malda Ashril (kanan)

Panitia KOK Bersama KKNM

Belajar Bersama SDN Bendungan


posted by Unknown on

No comments


Siswa/i SDN Bendungan

Kegiatan mengajar menjadi salah satu program kerja kami selama Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Bendungan , Kecamatan Pagaden Barat , Kabupaten Subang. Hanya ada dua sekolah dasar negeri di desa ini, yaitu SDN Bendungan yang terletak di Dusun Bendungan, dan SDN Gardu Mukti yang terletak di Dusun Gardu.
Kelompok KKN kami yang berjumlah 20 orang terbagi menjadi dua kelompok, yang masing-masing berisi 10 orang dan masing-masing kelompok memegang satu sekolah.

SDN Bendungan

SDN Bendungan terletak tidak jauh dari rumah kami tinggal saat KKN ini, sekitar 5 menit bila berjalan kaki. SDN Bendungan memiliki 6 ruang kelas, 1 ruang guru, 1 ruang koperasi dan perpustakaan, 3 kamar mandi, 1 kantin dan lapangan yang biasa digunakan untuk upacara dan berolahraga seperti Voli dan sepakbola. 




 



Hari pertama kami berkenalan dengan kepala sekolah SD Bendungan dan beberapa guru, staff, dan semua murid dari kelas 1 sampai kelas 6.


Upacara Bendera
Perkenalan di Depan Kelas

Keseokan harinya kami mulai mengajar, kegiatan ini rutin kami lakukan selama seminggu. Kami dibagi menjadi 5 grup kecil, yang berisi masing-masing 2 orang dan mengajar tiap kelasnya kecuali kelas 1. Kami mengajar sesuai mata pelajaran saat itu dan sesuai kurikulum yang berlaku di SDN Bendungan. Serta 2 orang dari rekan kami mengajar bahasa jepang, di kelas 3, 4 dan 5 namun diluar jam sekolah. Hal ini dilakukan karena permintaan para siswa yang ingin belajar bahasa Jepang. Tentu kami merespon dengan baik antusiasme semacam ini.

Matematika

Duh, Pusing Kak!
Pada umumnya anak murid SD Bendungan cerdas, terbukti dari piagam dan piala mereka yang dipajang rapi di ruang guru, saat adanya lomba antar SD se-kecamatan juga SDN Bendungan mendapat juara umum. Sehingga kami juga tidak mengalami kesulitan dalam mengajar. Hanya terkadang kelas 6 kelasnya sangat gaduh, anak – anaknya yang susah diatur, dan beberapa ada yang berlaku kurang sopan. Mereka juga kurang menguasi materi – materi yang ada yang seharusnya mereka sudah paham, mengingat sebentar lagi akan ada Ujian Akhir Nasional. 


Pola KBM Melingkar



Bermain Musik


Di SDN Bendungan tenaga pengajar terbilang sangat minim, meskipun setiap kelasnya sudah memiliki masing-masing wali kelas, namun sebatas itu saja jumlah tenaga pengajar di sekolah tersebut, sehingga jika salah satu pengajar tidak bisa hadir maka kelaspun kosong, karena tidak ada pengajar tambahan yang bisa menggantikan dan satu pengajar yang akan mengajar seluruh mata pelajaran di kelas tersebut, tidak ada klasifikasi khusus untuk setiap mata pelajarannya. 

Keceriaan Pagi
Salam-Salam
Jam Istirahat



Secara keseluruhan kami senang sekali mendapatkan kesempatan mengajar, dapat berbagi sedikit ilmu yang kami miliki ke siswa siswi SD yang ada di Desa bendungan. Banyak pelajaran yang dapat kami ambil. Banyak karakter pula yang dapat kami pelajari, serta bagaimana cara mengatasinya.

-Tim Pengajar SDN Bendungan


Tim Pengajar SDN Bendungan









Penyuluhan Kesehatan


posted by Unknown on

No comments

Kesibukan di Meja Registrasi
      Pada hari Rabu tanggal 31 Januari 2013, Program Penyuluhan Kesehatan dari Dosen Pembimbing Lapangan tim KKNM Desa Bendungan diselenggarakan. Mahasiswa dan Dosen berintegrasi untuk dapat memberikan ilmu dan praktik bagaimana menciptakan hidup sehat terkait penyakit Diabetes yang berpotensi terjangkit di lingkungan Desa Bendungan. 





     Kami bersiap-siap lebih awal dari hari biasanya karena pada hari itu akan dilaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan oleh DPL desa Bendungan. Pada malam hari sebelumnya kami telah melakukan rapat koordinasi baik dengan desa Mekarwangi maupun intern di KKNM Desa Bendungan. Pada rapat tersebut dibagikan tugas dan tanggung jawab mengenai keperluan acara hari H sehingga semua panitia telah siap di tempatnya masing-masing. 

     Berdasarkan hasil rapat diputuskan bahwa keberangkatan ke lokasi acara dibagi dua yaitu panitia yang berkaitan dengan logistik dan panitia yang berkaitan dengan acara. Panitia logistik ditugaskan berangkat lebih awal karena perlu mempersiapkan lokasi yang sebelumnya dipakai untuk rapat desa. Di rumah, panitia acara menyiapkan keperluan acara seperti games dan hadiah games.

 

Pembukaan Oleh Koordinator Desa; Malda Ashril
     Seluruh panitia sudah berkumpul di lokasi penyuluhan pada pukul 11.00 WIB. Setelah rapat desa selesai panitia secara gotong royong mulai membersihkan dan menata layout ruangan penyuluhan. Acara diperkirakan mulai pukul 13.00 WIB, akan tetapi mengalami keterlambatan karena kader dan pembicara terlambat tiba di lokasi acara.

 

Suasana Penyuluhan
     Setelah semua kader berkumpul dan mengisi daftar hadir, MC acara penyuluhan kemudian secara resmi membuka acara pada pukul 13.45 WIB dengan diawali sambutan dari perwakilan aparat Desa Bendungan dan ketua pelaksana penyuluhan kegiatan penyuluhan. Dikarenakan pembicara masih belum hadir di lokasi acara, maka untuk mencairkan suasana MC dibantu oleh ibu Elly melakukan tepuk kader dan menyanyikan Balada KaderYandu. Selain itu MC juga melakukan tanya jawab dengan kader mengenai suka duka dan pengalaman selama menjadi kader kesehatan di desa Bendungan. Kader-kader cukup antusias dalam menjawab pertanyaan dari MC.


     Penyuluhan dipandu oleh seorang moderator. Penyuluhan segera dimulai setelah pembicara untuk sesi satu yaitu Ibu Imas sudah hadir di lokasi acara. Sesi pertama membahas mengenai Serangan Diabetes pada Kaki. Sempat terdapat permasalahan pada projector yang dibawa oleh pembicara. Akan tetapi masalah tersebut tidak mengganggu jalannya acara dan kader tetap bersemangat mengikuti acara. 

Nursiswanti (DPL desa Bendungan)

     Pembicara sesi dua yaitu Ibu Nursiswati selaku Dosen Pembibing Lapangan KKN kami segera memasuki lokasi penyuluhan sesaat setelah pembicara sesi satu menutup pembicaraannya. Sesi kedua membahas mengenai bagaimana pencegahan penyakit Diabetes. Kader terlihat sedikit lelah akan tetapi masih semangat bertanya pada pembicara. Setelah pembicara sesi dua selesai acar dilanjutkan dengan games untuk mencairkan suasana. 

Kader Mencoba Mengukur Tekanan Darah
Pemateri Menjelaskan Penggunaan Alat
Mahasiswa KKN; Azhar Rijal (kanan), Kader (kiri), Pemateri (belakang)
     Setelah istirahar solat Ashar acara dilanjutkan dengan penyuluhan sesi tiga. Pada sesi tiga ini kader diberikan pengetahuan untuk mengukur tekanan darah dan kadar diabetes. Kader terlihat sangat antusias menerima pengetahuan baru. Selanjutnya dilaksanakan post test mengenai hasil dari penyuluhan tersebut. Post test tersebut juga berhadiah alat pengukur tekanan darah yang akan diberikan pada kader dengan skor tertinggi. 


Games


Kegembiraan Saat Games


Akhirnya sampailah pada puncak acara yaitu pembagian hadiah games untuk para pemenang games. Acara ini tak dapat terselenggara dengan baik tanpa kerja sama dari seluruh panitia. Semoga penyuluhan ini dapat menjadi sarana untuk para kader menimba ilmu pengetahuan untuk diamalkan demi kebaikan dan kesehatan di desa Bendungan. 


Tim KKNM Desa Bendungan Seusai Acara

Penyuluhan Pertanian


posted by Unknown on

No comments



LAPORAN HASIL PENYULUHAN PERTANIAN DESA BENDUNGAN

Thoriq Azmi Bicara di Depan Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani)


Pada awal pemetaan yang dilakukan oleh mahasiswa dan mahasiswi KKNM Desa Bendungan ini, hampir separuh wilayahnya berbentuk persawahan dengan komoditas utama adalah tanaman padi. Hal ini berbanding lurus dengan penduduknya yang mayoritas bermata pencaharian sebagai petani.

Pada tahun 2012, para petani mengalami gagal panen dikarenakan saluran irigasi yang buruk dan kurangnya pasokan air karena hujan terlambat turun. Selain itu kegagalan panen para petani juga disebabkan oleh hama yang susah dikendalikan.

Suasana Penyuluhan Pertanian
Tingkat pengetahuan dalam hal pengendalian serta pemusnahan hama yang sangat mengganggu tanaman padi para petani mungkin masih sangat rendah, mengingat hama yang hidup di tanaman padi para petani dari tahun ketahun makin bervariasi serta semakin banyak jumlahnya. Maka dari itu diperlukanlah penyuluhan serta pengetahuan obat hama yang tepat.


Pada tanggal 28 januari 2013 diadakan penyuluhan yang di gagas oleh kadus bendungan. Hal ini juga didukung oleh tim dari merk salah satu obat hama yaitu Endure. Sebelumnya pihak dari kelurahan juga mengundang Mahasiswa & Mahasiswi KKNM Bendungan untuk mengikuti penyuluhan tersebut. 

Memandang Jauh
Seperti acara penyuluhan yang lainya, pertama kali acara dibuka oleh sambutan kepala dusun bendungan serta disusul oleh sambutan dari mahasiswa KKNM Unpad. Pada awal penyuluhan tersebut dibuka sesi tentang keluhan para petani yang mengalami gagal panen tahun 2012. Banyak sekali keluhan yang di utarakan karena memang tahun 2012 hasil yang didapat pleh para petani sangat buruk. Keluhan – keluhan tersebut ditampung dan dirangkum oleh kadus dan kemudian diutarakan ke pemateri serta mahasiswa KKNM. 

Awalnya mahasiswa KKNM Unpad diberi waktu untuk menjawab sebagian keluhan dari para petani serta diberikan waktu untuk mengutarakan program untuk pertanian Desa Bendungan. Namun karena kita tidak mempunyai program untuk pertanian, Akhirnya mahasiswa menjelaskan bahwa program utama disini adalah mengenai masalah kesehatan dan keluhan para petani tersebut langsung dijawab oleh ahli pertanian yang telah diundang untuk menjadi pemateri.

Pada sesi kedua, Kadus yang bertugas sebagai moderator pada penyuluhan tersebut mempersilahkan untuk pemateri menjelaskan materi yang telah ia siapkan. Setelah sekitar 30 menit, penjelasan oleh pemateri telah selesai dipaparkan dengan baik dan mendapat tanggapan yang antusias dari para petani.

Menjelaskan Pengusir Hama (Produk Endure)
Setelah petani mendapatkan materi dan penjelasan yang cukup, selanjutnya moderator mempersilahkan untuk perwakilan dari produk Endure untuk menjelaskan produk pembasmi hama yang terbuat dari bahan semi organik. Pihak Endure menjelaskan tentang keunggulan dari produk tersebut. Mereka juga membahas masalah yang terjadi di tahun 2012 dan menjelaskan jika dengan produk mereka, masalah yang selama ini dirasakan sebagai suatu kerugian dapat terselesaikan dengan baik.

Akhirnya setelah semua sesi terlewati, moderator menutup acara tersebut dengan doa bersama dan harapan jika kedepanya gagal panen tidak terulang kembali serta harapan untuk program penyuluhan agar tidak hanya dalam bidang pertanian namun juga bidang lainya.

Hasil yang dapat di serap untuk mahasiswa mahasiswi khususnya yang kuliah di bidang studi pertanian yaitu petani di daerah bendungan masih terbilang ortodok untuk masalah teori pertanian. Hal ini menjadi tugas rumah bagi para mahasiswa mahasiswi untuk menerapkan ilmu yang mereka dapatkan di bangku kuliah.


-Thoriq Azmi dan Arinda Gilang (FTIP)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...